Sabtu, 26 Juni 2021

Kesehatan Gizi untuk Anak Usia 3 Tahun

Dalam memenuhi asupan makanan harian untuk anak, Ibu dapat mengikuti panduan lengkap dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.


Dalam panduan tersebut, terdapat acuan Angka Kecukupan Gizi atau AKG yang dibuat berdasarkan usia agar masyarakat mengetahui kecukupan rata-rata gizi harian dari tiap usia untuk mencapai kesehatan yang optimal.


Makanan untuk anak usia 3 tahun

Berdasarkan panduan AKG, rata-rata anak usia 3 tahun membutuhkan gizi dan menu makanan sebagai berikut:


  • Karbohidrat (nasi, kentang, roti, pasta): 215 g
  • Protein (telur, ikan, daging, ayam, kacang-kacangan): 20 g
  • Lemak (margarin dan minyak untuk memasak): 45 g
  • Kalsium (susu, keju, sayuran hijau): 650 mg


Ibu juga bisa mengikuti panduan gizi dari Eat Right yang menyarankan pemberian makanan untuk anak usia 3 tahun sebanyak 1.000 sampai 1.400 kalori tiap harinya.


Adapun distribusi kalori makanan hariannya adalah sebagai berikut:


  1. Biji-bijian: 3-5 ons (90-150 gram) per hari. Anak usia 3 tahun dapat mengonsumsi satu atau dua lembar roti, 1 ons (30 gram) sereal dan 1 cangkir nasi atau pasta setiap harinya.
  2. Protein: 2-4 ons (60-120 gram) per hari. Protein yang direkomendasikan berupa daging tanpa lemak, ayam/bebek, telur, produk kedelai (tahu & tempe), dan selai kacang.
  3. Sayuran: 1 sampai 1½ cangkir sayuran, baik yang berwarna cerah (paprika) maupun sayuran hijau (brokoli) setiap harinya.
  4. Buah: 1 hingga 1½ cangkir buah segar, seperti melon potong, jeruk kupas dan buah beri. Hindari memberikan jus buah untuk anak.
  5. Susu: 2 hingga 2½ gelas per hari. Anak usia 3 tahun juga dapat mengonsumsi susu rendah lemak yang kaya akan kalsium seperti yoghurt dan keju.

Seputar Makanan dan Gizi untuk Anak Usia 2 Tahun



Saat anak berusia dua tahun, anak Anda harus makan makanan sehat tiga kali sehari, ditambah satu atau dua kali makanan ringan. Dia sudah bisa makan makanan yang sama seperti anggota keluarga lain makan. Dengan kemampuan berbicara dan keterampilan sosial yang lebih baik, dia akan menjadi turut aktif saat makan bersama dengan orang lain. Jangan terpaku pada jumlah makanan yang harus dimakan oleh anak dan jangan pernah memaksanya. Lakukanlah kebiasaan makan yang sehat dan sediakan pilihan makanan sehat bagi semua anggota keluarga. Makan bersama keluarga merupakan awal dari kebiasaan makan yang baik. Untungnya, anak Anda menjadi relatif lebih terampil untuk saat ini. Saat usia dua tahun, ia bisa menggunakan sendok dan minum dari cangkir hanya dengan satu tangan dan menyuapkan diri sendiri dengan berbagai macam makanan menggunakan jari tangannya. Walaupun ia bisa makan dengan benar, dia masih perlu belajar untuk mengunyah dan menelan secara efisien, dan dapat tersedak makanan ketika dia terburu-buru untuk melanjutkan bermain. Untuk menghindari risiko tersedak, makanan berikut yang bisa menyumbat tenggorokan perlu dihindari


  • Sosis (kecuali diiris memanjang, kemudian dipotong kecil)
  • Kacang utuh (terutama kacang polong)
  • Lolipop, permen keras atau permen karet
  • Anggur utuh
  • Sesendok selai kacang
  • Wortel mentah utuh
  • Ceri utuh dengan biji
  • Seledri mentah
  • Marshmallow


Idealnya, pastikan anak Anda makan empat kelompok makanan dasar berikut setiap hari:


  • Daging, ikan, unggas, telur
  • Susu, keju, dan produk susu lainnya
  • Buah-buahan dan sayur-sayuran
  • Sereal gandum, kentang, beras, produk tepung


Jangan khawatir jika ia tidak selalu memenuhi kebutuhan makanan idealnya. Banyak anak-anak prasekolah menolak makan makanan tertentu, atau bersikeras untuk waktu yang lama hanya makan satu atau dua makanan favoritnya. Semakin Anda memaksa anak Anda untuk makan, ia akan semakin menentang Anda. Seperti yang kita kemukakan sebelumnya, jika Anda rutin menawarkan si kecil berbagai macam makanan dan membiarkan ia memilih makanannya sendiri, lama kelamaan ia akan mengonsumsi makanan yang seimbang. Dia mungkin lebih tertarik pada makanan sehat jika ia bisa makan dengan tangan sendiri. Jika memungkinkan, tawarkan dia makanan yang bisa dimakan dengan tangan (misalnya, buah-buahan segar atau sayuran mentah atau dimasak selain wortel dan seledri), bukan makanan yang lembut yang memerlukan garpu atau sendok untuk dimakan.

Kesehatan Gizi untuk Anak Usia 3 Tahun Dalam memenuhi asupan makanan harian untuk anak, Ibu dapat mengikuti panduan lengkap dari Peraturan M...